Sharing File dengan Samba

       Teman-teman yang berbahagia, saya mau coba buat tutorial, caranya mengkonfigurasi Samba di Debian 6. Udah tau kan, samba merupakan software di Linux yang digunakan untuk shring file. Kalau tertarik silahkan dicoba....
    A.   Persiapan Alat dan Bahan
Alat dan bahan merupakan kebutuhan pokok dalam setiap praktik. Dalam praktik samba, alat dan bahan yang harus kita siapkan adalah     :
1.  CD iso Debian 6
2.  4 buah computer, kita dapat menggunakan Virtual machine
3.  Kabel UTP
    B.Skenario

 
C.   Langkah Kerja

1.  Siapkan alat dan bahan praktik termasuk virtual machine yang akan digunakan
2.  Aturlah settingan network adapter sehingga menjadi bridge, artinya virtual machine dapat terhubung layaknya computer fisik biasa
3.  Hidupkan virtual machinenya
4.  Login sebagai root
5.  Setting ip_address sehingga agar memiliki ip dengan network yang sama. Dalam scenario network ID=192.168.14.0/24
6.  Pastikan semua computer, baik fisik maupun virtual dalam terhubung. Cek dengan ping
7.  Install samba, caranya ketik :
#apt-get install samba samba-client swat
8.  Akan ada permintaan konfirmasi, ketikkan y untuk yes

9.  Anda akan diminta memasukkan nama workgrup. Tulis sesuai nama workgrup di jaringan anda. Jadi, sebelum melakukan sharing anda harus menyamakan nama workgrup di masing-masing PC

10.    Plih atau buat folder yang akan dishare, caranya :
#mkdir sher(opsional)
Buat sembarang file pada direktori sher
Ubah mode direktoktori yang kita buat. Ketik :
#chmod 777 sher
Cek dengan perintah :
#ls –l
Pada gambar terlihat tulisan rwxrwxrwx, maksudnya di sini, user dapat membuat(read), membaca(write) dan mengubah file yang ada di dalam folder/direktori tersebut.

11.    Untuk melakukan sharing file menggunakan samba, kita harus membuat user baru yang akan digunakan untuk mengakses file tersebut, printahnya :
#useradd samba (samba=opsional)
Perintah tersebut hanya digunakan untuk membuat user biasa tanpa paasword. Untuk memberikan password pada user yang baru perintahnya :
#smbpasswd –a samba
Masukkan passwordnya.
Untuk melihat user apa saja yang ada di Debian yang kita pakai, ketik :
#cat /etc/passwd

12.    Akan muncul tulisan-tulisan seperti di bawah ini. Di bawah ini adalah daftar user, file-file dan letak direktorinya
13.    Selanjutnya kita akan membukan file konfigurasi samba agar file yang dishare dapat dibuka. Masuk ke file smb.conf, caranya :
#nano /etc/samba/smb.conf
Pada baris akhir, ubah file konfigurasi menjadi seperti ini :
Path                                    :letak file yang dishare
Browseable             :apakah dapat ditemukan di jaringan atau tidak
Valid user               :user yang boleh mengakses
Writeable               :apakah user boleh menulisi folder yang dishare
Read only                :apakah user hanya dapat membaca file yang ada di folder

Setelah konfigrasi diubah, jangan lupa disave changes ya kawan, lalu restart samba, caranya :
#/etc/init.d/samba restart
atau
#service samba restart

14.    Masuklah ke ip address server, apakah di sana telah ada folder yang dishare

15.    Cobalah masuk ke direktori sher dengan login menggunakan user yang telah kita buat, dan amboiii,
Kita dapat mengakses direktori yang tadi kita buat





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Track Record Ramadhan to Ramadhan Ala TKJBeh

Cara Mengecek Pensil 2B Computerable atau Tidak